Sabtu, 26 Januari 2013

Ringkasan Aqidah Akhlaq kelas VI smt 2 - Madrasah Ibtidaiyah


Ringkasan materi pelajaran Aqidah Akhlaq kami resum untuk mempermudah di dalam memberikan pelajaran kepada siswa, bagi yang menginginkan silahkan boleh di copy paste.

AKHLAK TERCELA

1.       MARAH
Marah artinya tidak senang
Orang yang marah dan mudah tersinggung ada 4 macam, yaitu
a.      Lekas marah, tetapi lekas pula hilangnya
b.      Lambat marah, tetapi lambat pula hilangnya
c.       Lekas marah, tetapi lambat hilangnya
d.      Lambat marah, tetapi lekas hilangnya
Marah yang keempat inilah marah yang baik, karena adakalanya kita perlu marah. Kita perlu marah, kalau
a.      Agama kita dihina orang
b.      Dilarang shalat
c.       Diri kita dan orang tua kita dihina orang.
Walaupun demikian sebaiknya kita bersabar, sebab bersabar lebih baik dari pada marah.
Mengapa Rasulullah melarang kita marah? Karena marah itu datangnya dari setan, setan selalu mengajak kepada manusia untuk berbuat tidak baik.
Tanda-tanda orang yang sedang marah
a.      Muka dan matanya merah
b.      Tanganya mengepal
c.       Bibirnya bergetar
d.      Mengeluarkan kata-kata yang kotor dan tidak sopan
e.      Suka memukul atau menendang apa saja yang ada di dekatnya
f.        Kadang-kadang memukul kepalanya  sendiri.
Kerugian Akibat Sikap Marah
a.      Dapat menimbulkan penyakit
b.      Dapat menyakiti dan mencelakakan orang lain
c.       Dijauhi teman-teman
d.      Dibenci orang lain
e.      Diberi gelar “pemarah”
Cara Menghindari Marah
a.      Mengakui kesalahan diri sendiri
b.      Memaafkan kesalahan orang lain
c.       Ketika timbul perasaan marah, hendaklah duduk. Kalau masih marah juga hendaklah berwudlu.

2.       BODOH
Bodoh artinya tidak dapat mengerjakan sesuatu.
Ciri-ciri orang bodoh yaitu
a.      Tidak dapat mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik
b.      Kesenangannya hanya main, makan dan tidur
c.       Malas belajar ataupun bekerja
d.      Sering mengulangi kesalahan yang sama
e.      Dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkannya.
f.        Tidak mempunyai cita-cita
g.      Acuh tak acuh atau tidak ada perhatian terhadap orang lain
Kerugian akibat sikap bodoh
a.      Hidupnya tidak mengalami kemajuan
b.      Mudah dipengaruhi dan ditipu orang lain
c.       Dijauhi teman
d.      Menderita di dunia dan di akhirat

3.       KIKIR
Kikir mempunyai 2 arti yaitu
-          Tidak mengeluarkan hartanya untuk diri dan keluarganya sesuai dengan kemampuannya
-          Tidak membelanjakan suatu apapun untuk tujuan-tujuan yang baik dan amal.
Rasulullah Saw bersabda 
     "Jauhilah sifat kikir karena kikir adalah perbuatan yang telah membinasakan umat sebelum kalian kekikiran  telah mendorong mereka untuk menumpahkan darah mereka dan menghalakan segala perkara yang diharamkan pada mereka.".
Orang yang dermawan itu dekat dengan kebenaran dan dekat dengan sesama makhluk sedangkan orang yang kikir jauh dari sesama makhluk

Ciri-ciri orang Kikir yaitu
a. Suka menumpuk - numpuk harta
b. Tidak mau menolong orang lain

Cara menghindari sifat kikir , yaitu
a.  Bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah
b. Ingat, bahwa harta yang kita miliki adalah pemberian Allah dan didalamnya dan sebagian hak fakir miskin yang harus kita keluarkan
c. Kita harus yakin bahwa kita bersedekah, harta kita tidak akan berkurang bahkan akan bertmbah.
d. Sadari pula bahwa kita meninggal dunia, harta tidak kita bawa, yang kita bawa adalah amal kebaikan kita

4.       BOROS
Boros yaitu berlebih-lebihan menggunakan uang atau barang.
Cara hidup boros mengandung tiga arti yaitu
a.      Membelanjakan harta untuk hal-hal yang diharamkan seperti judi, minumankeras dan lain-lain
b.      Pengeluaran yang berlebihan untuk barang-barang yang halal baik di dalam maupun di luar batas kemampuan seseorang
c.       Pengeluaran untuk tujuan-tujuan amal saleh, tetapi dilakukan semata-mata untuk pamer.
Firman Allah dalam QS Al Isra, 27 yang artinya “sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.”
Rasulullah mengajarkan: “janganlah makan sebelum lapar, dan sudahilah makan sebelum kenyang.”

Kerugian sifat boros, yaitu
a.      Hidupnya tidak menentu
b.      Selalu kekurangan, tidak pernah cukup
c.       Senang berhutang dan sering tidak mampu membayarnya.
d.      Tidak memiliki tabungan
e.      Pekerjaan tidak tercapai
f.        Dibenci Allah dan rasulnya

Menghindari sifat boros
a.      Hemat dalam menggunakan uang
b.      Hemat dalam menggunakan waktu
c.       Hemat dalam menggunakan barang atau benda
d.      Rajin menabung

5.       FASIK DAN MURTAD
A.      Fasik
Orang Fasik adalah orang mukmin atau orang muslim yang secara sadar melanggar ajaran Allah (Islam).
Kefasikan ada 2 macam, yaitu
1)      Kefasikan yang membuatnya keluar dari agama, yakni kufur,karenaorang kafir juga disebut orang fasik.
2)      Kefasikan yang tidak membuat seorang keluar agama sehingga orang-orang fasik dari kaum muslimin disebut al-‘ashi (pelaku maksiat), dan kefasikannya tidak mengeluarkannya dari Islam.
B.      Murtad
Murtad adalah pemutusan seorang muslim dari agama islam dengan pilihannya sendiri (dengan senang hati dan tidak dipaksa) dengan berniat berbuat, atau berucap yang menyebabkan kekafiran.
Singkatnya Murtad adalah keluar dari agama islam



TOBAT

A.      Pengertian
Secara bahasa tobat berarti kembali, sedangkan menurut istilah Tobat berarti kembalinya seseorang ke jalan yang benar yang di ridhoi Allah Swt.
Allah akan mengampuni siapapun yang bertobat kepada-Nya dengan tulus dan bersungguh-sungguh.
Bertobat kepada Allah merupakan perbuatan terpuji yang dapat menyucikan hati dan jiwa. Firman Allah QS An Nur ayat 31 yang artinya “dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung”.

B.      Sikap dan Perilaku Tobat
Allah menganugerahi manusia dengan akal, pikiran dan nafsu. Seringkali manusia berpikir untuk mengikuti hawa nafsunya saja.  Sehingga ia tidak peduli apakah perbuatannya itu benar atau salah, itulah yang menjadikan manusia tidak pernah luput dari perbuatan dosa. Sabda Rasulullah Saw yang artinya: “ Manusia itu adalah temp;atnya salah dan lupa (HR Ahmad).
Setiap kali melakukan kesalahan atau berbuat dosa segeralah bertobat kepada Allah swt.
Dan jika perbuatanmu menyakiti orang lain, maka segeralah bertobat dan minta maaf kepada orang yang kau sakiti itu.
Meminta maaf dan berbuat baik itu akan menghindarkan kita dari sikap saling bermusuhan.

C.      Membiasakan diri Bertobat
Orang yang baik dan sempurna bukanlah orang yang tidak poernah berbuat dosa. Melainkan orang yang segera bertobat ketika melakukan kesalahan. Untuk dapat membiasakan diri berperilaku tobat, perhatikan hal berikut :
1.      Sadarilah bahwa perbuatan dosa itu hanya akan membawa kerugian, baik di dunia maupun di akhirat.
2.      Yakinlah dalam hati, bahwa Allah Maha Pemaaf dan pengampun segala dosa
3.      Berusahalah untuk menjaga dan mengendalikan hawa nafsu, agar tidak terjerumus kepada perbuatan dosa
4.      Mulailah dari sekarang untuk membiasakan diri bertobat segera ketika kita melakukan kesalahan.
5.      Berdoalah kepada Allah swt agar diberi kekuatan untuk menjalankan tobat kita dan memperbaikinya.

D.     Nilai-nilai Tobat
1.      Menyadari kekeliruan dan kesalahan yang diperbuatnya
2.      Menyadari kelemahan dan kekurangan dalam mengendalikan hawa nafsunya
3.      Merasa jera karena takut akan azab Allah
4.      Tidak akan mengulangi kesalahannya’
5.      Mengakui kebenaran dan keagungan hokum-hukum Allah swt.



ASMAUL HUSNA (2)

A.      Al Halim
Al Halim artinya Maha Penyantun.
Allah yang menyantuni semua makhluk ciptaannya, baik itu pada hewan, tumbuhan ataupun pada manusia.
Sebagai anak muslim dianjurkan untuk membiasakan diri menyantuni orang terlebih bagi mereka anak yatim piatu dan kaum duafa.
B.     Al Ghaffur
Al Ghaffur artinya Maha Pengampun.
Allah banyak memberikan ampunan kepada hambanya yang berbuat dosa.
Kita harus senantiasa meminta pengampunan kesalahan orang lain. Inilah kunci ampunan dari Allah swt,
C.      Al ‘Afuwwu.
Al Afuwwu artinya Maha Pemaaf.
Allah member maafi kepada setiap manusia yang mau bertobat dan menghapus dosa-dosanya.
Pengertian Al Afuwwu sangat dengat dengan Al Ghaffur. Pengertian Al Afuwwu lebih kepada yang menghapuskan, yaitu menghapuskan dosa.
D.     Ash Shabuur
Ash Shabuur artinya Maha Penyabar.
Allah tidak segera memberikan hukuman kepada orang yang durhaka kepada-Nya. Artinya adalah, bahwa Allah tidak dihinggapi oleh sikap tergesa-gesa dalam melakukan sesuatu sebelum tiba waktunya. Akan tetapi Dia menetapkan perkara pada bats-batas yang diketahui dan tidak dimajukan dari waktunya yang telah ditentukan.

AKHLAK TERPUJI

1.      Kisah Nabi Adam as
2.      Kisah Nabi Ayyub as
3.      Menyayangi binatang
Manusia harus berbuat baik terhadap binatang. Binatang banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Untuk menyembelihpun harus dilakukan dengan baik yaitu menggunakan pisau yang tajam dengan menyebut asma Allah terlebih dahulu.
..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar